Thursday, August 31, 2006

apalah artinya seribu?

Duit seribu? Hmmmm...

Mungkin yang bakal terlintas di benak kamu adalah:
1“Lumayaan bisa buat bayar parkir”
2“hmm... bisa buat beli es teh manis di kampus nih”
3atau juga bisa buat beli gorengan dapet tiga..

Tapi, seribu rupiah bisa juga punya makna berbeda di benak orang lain:
1.mengucap syukur kpd Yang Kuasa.. “alhamdulillah” (bisa untuk menyambung hidupnya dia)
2.“Ya elaaah, tu orang cuma ngasih seribu doang,lagi!” (contoh yang tidak baik nih.hehe)
3.atau, kalau kita ngasih ke orang pengemis yang suka minta-minta di perempatan jalan, suka dijawab; “Mudah-mudahan orang itu dilancarkan rejekinya.”

Ternyata bisa banyak kan?

Beberapa hari yang lalu, pas gue di dalem bus abis pulang dari Mal Ambassador (dan untuk pertama kalinya gue naik bus dari daerah sana), gue menyiapkan uang 2 lembar ribuan untuk ongkos naik bis. Pas lagi nyari posisi enak buat berdiri dengan aman dari guncangan bus dan tangan jail pencopet, ada bapak-bapak pengamen tua yang udah selesai menyanyikan tembang lagunya. Trus, tiba-tiba tanpa berpikir dua kali, uang yang tadinya gue siapin buat ongkos bis, akhirnya berpindah tangan masuk ke dalam plastik bekas bungkus permen kopiko yang udah kumel. Pada saat itu, gue berpikir, “ kok tumben ya gue?” hehehe.. Mungkin gue salah satu orang (dari 18.000 yang milih Simpati. *halah*) yang suka mikir dua kali buat ngasih sesuatu ke orang lain. Entah itu, ada pikiran jelek atau gak lagi males aja. (sekali lagi,contoh yang kurang baik) Pantes, gue suka liat di kotak sumbangan yatim piatu di Hero dan ngeliat ada uang 20ribuan atau 50ribuan didalemnya, “Uiiih.. ada orang nyumbang 20rebu! (atau 50 ribu)!!!”..(dengan nada terheran-heran). Emang bukan seberapa besarnya sih uang yang kita berikan ke orang lain. Tapi manfaatnya. Sebenernya (ternyata) gak susah untuk kita ngasih seribu rupiah pun. Insya allah, kita pun akan mendapat rejeki selanjutnya bukan?

Mungkin diantara berbagai keadaan sosial dan ekonomi yang sedang terjadi di negara kita, gak ada salahnya ya buat memikirkan orang lain yang punya nasib yang beda dengan kita tanpa harus berpikir muluk-muluk?


++++

Duduk ditepian khayal
Hening dengan pikiran kosong dan
Merasa enggan
Langit berubah warna
Menjadi saksi berputarnya waktu
Menandakan hadirku disini

citos. 30agust.

No comments: