Monday, June 23, 2008

Talking about words

From Depeche Mode.. Suka banget gue ama lagunya!

Words like violence

Break the silence
Come crashing in
Into my little world
Painful to me
Pierce right through me
Can’t you understand
Oh my little girl

All I ever wanted
All I ever needed
Is here in my arms
Words are very unnecessary
They can only do harm

Vows are spoken
To be broken
Feelings are intense
Words are trivial
Pleasures remain
So does the pain
Words are meaningless
And forgettable


My first week as a copywriter

Melihat pekerjaan seorang copywriter yang diharfiahkan adalah ‘penulis copy’, itu adalah pekerjaan yang nampak gampang-gampang susah. Nampak gampang karena, tulisan adalah sebuah hal yang tidak jauh dari kegiatan sehari-hari kita. Dari mulai kita baca koran pagi-pagi, baca sms di hp kita, sampai billboard yang menghiasi seluruh jalanan di ibukota adalah t.u.l.i.s.a.n. Ya kan??

Tapi susahnya adalah bagaimana cara merangkai kata dan bisa memberikan sebuah arti lebih di dalam tulisan itu lah yang membuatnya sedikit susah untuk dikerjakan. Setiap kata maupun tanda baca akan memberikan makna tersendiri di dalamnya. Meskipun dulu gue pernah magang di bidang yang sama dan gue pun belajar mengenai banyak hal, tetapi gue yang sekarang lebih bisa melihat dan belajar dari apa yang telah gue lakukan.

Gue merasa beruntung bisa masuk ke program pertukaran dimana semua kejadian yang berlangsung di program adalah kejadian yang hanya bisa lo alami sekali seumur hidup, jadinya gue lebih menghargai dan berusaha bisa memahami dan belajar dari setiap kejadian yang berlalu di hidup gue.

Kembali ke urusan pekerjaan, menjadi seorang copywriter membuat gue sadar juga kalau setiap rangkaian kata yang gue lempar adalah sebuah pertanggung jawaban tersendiri. Mengapa begitu? Karena setiap kalimat mengandung arti tertentu yang bisa aja di salah-artikan oleh masyarakat luas. Jadi setiap gue melototin sebuah kalimat yang udah gue tulis sendiri, gue bisa mikir ampe setengah jam hanya memandangi tulisan itu di layar komputer gue untuk memikirkan; apakah bahasa ini dapat dengan mudah dipahami oleh orang, apakah ini bisa sejalan dengan idenya, apa ini udah cukup oke atau belum, apa ini juga udah dapat merepresentasikan produk dan pesan yang mau disampaikan? Ya terkadang sih emang gue suka asal tulis aja. Tapi ini semua adalah proses belajar. Mungkin di tahun-tahun mendatang gue bisa dengan mudah menulis dan gak perlu waktu setengah jam lagi untuk mantengin kalimat-kalimat yang gue tulis sendiri. Mudah-mudahan gue malah udah bisa di posisi yang mantengin kalimat-kalimat dari orang lain.. hehehe.. amin.



the feeling

Being with you
Brings some joy
Brings sadness
Both the feeling I had with you

Why can’t us be one?
Walking on the sands
With no direction
Without any doubt

As the sun shone
Awaken the soul inside
A dream that have to end
A dream that I don’t want to end

Friday, June 20, 2008

what is happening in 2008

Wow.. I had another life-changing moments in my life..

After graduated, went abroad to Japan and other Southeast Asia countries, with such a happy and good experience I had, now I’m entering a new phase of my life..

Working……….
…..
…..

Geez! Can you believe that I’m working now?hahahaha.. Yeap, now I’m working at Dentsu Advertising Agency as a Junior Copywriter.. Wheeew! It’s really a dream come true.. coz since I was in college, I was one of the ‘copywriter-wannabe’ with my fellows.. and now I am one… hahaha…

Tuesday, January 29, 2008

Soeharto

Duka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya mantan presiden RI, Pak Soeharto hari Minggu kemaren..

Ini dia nih yang menarik buat gue..

Siapakah Soeharto itu?

Mungkin para penulis biografi Soeharto bisa dengan lancar menjawab itu semua dengan memberikan kita gulungan kertas yang panjang berisi karir dia di Angkatan Darat dan juga prestasi-prestasi dia dalam membangun Indonesia.

Tapi.. pertanyaan gue adalah… What does Soeharto effect you?

Kalo aku jawab sih, banyak. Indonesia jadi begini bisa dibilang juga karena dia. Yang bagus-bagus ya karena dia, yang jelek-jelek juga karena dia. Satu hal yang paling gue ingeeeeeet banget.. Dulu, waktu gue kelas 2 SD (1992), kalo gue nemenin nyokap ke Money Changer dan nyokap nuker USD 100 yang berharga 200rb rupiah, itu tuh gue udah berasa nyokap gue tajiiiiir banget. Karena dia jadi bisa beliin permen-permen yang gue suka, gue bisa naik taksi dan gue bisa jajan di PIM (yak, gue udah ke PIM sejak gue SD. Hahahaha)


Jadi menimpali pertanyaan di atas, yang gue rasakan ketika masa-masa Soeharto adalah masa-masa dimana kita merasa tenang, aman, nyaman dan tentram. Gak tau karena masa-masa itu adalah ketika gue masih kecil dan bodoh karena gak tau apa apa dan taunya cuma maen doang, tapi yaa itulah yang gue rasakan. Beli permen bisa 100 dapet 4. sekarang, apalah artinya sebuah cepek? Meskipun dulu gue udah mengenali kata-kata ABP –Asal Bapak Senang- (itu adalah sebuah kata yang gue dari dulu sudah tidak setuju. Kenapa? Karena kalo ya emang jelek,ya kasih tau aja jeleknya. Toh dia waktu itu presidennya. Kalo dia tau jelek, kan bisa dikasih bantuan yang lebih kan? Hahahaha) tapi gue tetep hepi ama kehidupan gue saat itu.

Meskipun sekarang dia sudah berada di sisiNya, tapi kita tetap harus mengenang jasa-jasa dalam membangun negeri ini. Yang salah, ya harap dimaafkan.. jadikan ini pembelajaran untuk kita semua agar kita tidak terjerumus di lubang yang sama. Gajah meninggalkan gading, Soeharto meninggalkan ‘Indonesia' untuk kita.

Sekarang saatnya kita lanjutkan dan "Go for a better Indonesia!"

Monday, September 17, 2007

kemaren, tempe dipatenkan jepang.
sekarang, batik dipatenkan malaysia?
o mi joot...


what's next?

Thursday, September 13, 2007

by the way busway

udah pernah naik busway belum?

membaca postingan sebelumnya, tau dong kalo gue harus ke pasar jatinegara demi memburu suvenir murah?

Nah hal ini bermula di penghujung hari Jumat, tiba-tiba kota Jakarta diguyur hujan yang sangat lebatnya padahal gue mau beli stocking di melawai buat PY's cewek. jadilah gue terdampar di dalem Blok M Mal gak bisa keluar. Trus tiba2 temen gue, si B.A *gue emang manggilnya gitu, bukan singkatan ataupun inisial* -pasangan delegasi DKI juga- menelpon gue dan menyuruh gue ketemuan dia di Kuningan, Psr. Festival. O mi joooott kebayang dooongg.. hujan deraaass... kuningaaan.. = maceeet... tapi terus lah si BA insist untuk ketemuan di sana. trus dia membujuk2 gue untuk naik busway ke Kuningan dan akan menjemput gue di halte. Hmmm.. ide bagus, pikir gue..

Lalu berangkatlah gue naik busway. Berhubung gue belum pernah naik busway ke daerah Kuningan. nanya dong gue ama mba2 loketnya..

dev: "mba, saya mau ke pasfest kuningan. gimana caranya ya mba?"
mba loket: " turun di dukuh atas trus naik yang ke arah pulo gadung"
dev: "trus? jadi saya turun di dukuh atas trus naik yang ke pulo gadung? trus? naik apa lagi mba?"
mba loket: "yaa, naik yang ke pulo gadung mba.tar liat aja disana" *dengan muka gak sabar*

okeee... berangkatlah gue naik busway...
trus, sampai di dukuh atas gue turun dan naiklah gue ke arah pulo gadung. Pukul 6 sore. Hujan. Busway isinya udah kaya dendeng sarden siap dimakan. penuh banget jooooooooo!!! gilaaaaaa!! trus distasiun pertama bernama Halimun, gue hampir kegencet pintu lantaran gue berdiri deket pintu yang gue kira gak bakal kebuka, eeeh malah kebuka! PRET! untung gue gak jadi telor dadarr! fuuuh.. trus ngeeeeeeeeeengg.. melajulah gue dengan santainya.. tiba2 gue mendengar "Halte Utan Kayu.." What??? Utan Kayu?? Pramuka?? where the hell am I? bukannya gue mau ke Kuningan? kok gue bisa sampe ke daerah jakarta timur gini?? o mi jooott... akirnya gue turun lah di halte Velodrome *tau gak ini dimana? deket Rawamangun!* dan bertanya2 pada orang sekitar what should I do. dan ternyataaaa!!! harusnya gue turun di Halimun dan naik lagi yg ke arah Ragunan!! anjr*t! b**i!! sialan tu mba-mba loket! tidak memberikan informasi yang lengkap!!! dan emang sih sepanjang gue lihat, informasi mengenai perpindahan stasiun maupun jalur-jalur busway sangatlah minim. gak seperti di subway ataupun MRT yang di tiap gerbongnya pasti ada gambar peta jalur2. Sungguh membuat gue tersesat!

AAAARRGHHH! akirnya gue balik lagi dong ke arah Halimun! dan guess what, gue sudah melewati 10 stasiun dan gue harus balik lagi!!! astaga nagaaaa... setelah perjalanan sia-sia selama 2 jam karena macet dan genangan air dimana-mana plus gue harus berdiri dengan penuh perjuangan akhirnya gue sampe di kuningan, pasar festival.

tapi setelah itu, gue jadi penasaran dengan menaiki busway as my daily basis. Sebenernya enak juga loh naik busway. apalagi kalo lagi jam-jam sepi *bukan jam kantor* meskipun begitu, buswaynya tetep penuh loh ! tapi ac boooooo!! itu sih yang bikin enak.hehhehe.. dan yang paling penting lo udah harus tau lo turun dimana-mananya. kalo gak, lo akan mengarungi setengah kota Jakarta like what i did. hehehe..

kembali ke topik, akhirnya gue mencoba naik busway *lagi* dari Ragunan ke pasar Jatinegara. Dan gue sampe!! hip hip hoooraay!! dengan memakan waktu sekitar sejaman gue udah bisa sampe ke Jatinegara.. yang biasanya gue kalo ke daerah sana kalo pake kendaraan pribadi bisa makan waktu sampe 1,5jam lebih (plus kaki pegel karena macet dan omel2an ama tukang angkot)

yaaa gue dukung lah program busway, tapi tentu dengan peningkatan di sana-sini. busway jangan cepet puas dulu ya! hihii.. ayo gue mendukung orang-orang untuk naik busway. karena honestly, saat2 ini gue lagi jenuh banget bawa mobil sendiri karena sekarang macet tu dimana-mana dan selalu bisa bikin gue pengen teriak2 dimobil dan gantung diri.hihihi.. jadi, ayo dukung transportasi massal kita!!

now is september.

april..
may..
june..
july..
august..
september..

almost 6 months since my last writing here. there's a lot of things happened in my life in the past 6 months. no, i'm not married, don't worry. i just had a life-changing-moments when i was selected to be one of the Indonesia Participant Youth (IPY) for the 34th Ship for South East Asia Youth Program (SSEAYP). and after that my life was surrounded by sseayp's things. like, i've never thought before that i will learn another folksongs besides the songs i've learned in my 3rd grade of elementary school. wheeew!! jadilah gue akan bernyanyi-nyanyi aromoja, manuk dadali, sampai doo be doo-nya gita gutawa.hihihi..

sebenernya sih, seneng banget yaaa..bisa kenalan ama temen-temen lain dari luar-luar pulau sejagat Indonesia trus nanti pas program juga akan kenalan ama temen2 dari negara2 asean+jepang.hihii.. so looking forward it! meskipun terkadang suka merasa jiper sendiri dengan bahasa inggris gue, tapi what a hell lah.. semuanya juga talk in english as their 2nd language. ya ga? *pede mode : ON*

di luar persiapan sseayp yang cukup hectic dan sempat membuat gue bolak balik ke pasar jatinegara yang ganasnya mengalahkan buaya di padang pasir, Tugas Akhir gue kayanya berantakan. Gue yang awalnya semangat mau selesai bulan September, sekarang malah jadi males megang gara2 dosen gue terlalu laid back dan dia mengira gue mau sidang bulan desember jadinya dia santai2 aja.. 'HEll noooo sistaaa!! gue mau lulus september iniiii!!! '

Friday, April 20, 2007

Dev’s on hours:

Last night

2.30 am aku tidur dan menghujamkan diri di tempat tidur

Today

8.00 am (5 ½ jam kemudian aku) bangun dan mulai bersiap

10.00 am – 10.30 menikmati macetnya Jakarta sambil tidur di mobil

10.30 am – 3.30 jaga stand Global Warming di Senayan City. Seru sih, main Wheel of Lifenya yang hanya dengan donasi 10rb bisa dpt produk Body Shop. Oke banget kan? Tadi gue dapet body lotion ama glimmer gloss doong.. Asiik!! *dan masih berfikir untuk mengincar barang2 lucu selanjutnya*

3.30 pm – 4.30 meskipun kepala udah keleyengan dan kepala pusing banget karena belum makan dari pagi, tapi begitu lewat Zara tak mampu untuk tidak menengok ke dalamnya.hihi..

4.30 pm – 5.00 ke kantornya Mas Ruby dengan plus macet di puteran Semanggi lantaran ngeburuin 3in1. (sembunyi dari pak polisiiiii!)

5.00 pm – 6.45 Perjalanan dari Blok M – rumah, sukses tidur 30 menit.. lumayan laaaaah…

6.45 pm – 7.15 begitu sampe rumah,langsung ganti baju, ngeprint, dan ngoles another conseleur untuk menutupi lingkaran hitam yang mulai membayang

7.20 pm – 7.40 ditelponin selama perjalanan, nungguin gue yang terjebak tanpa daya di dalam macet dan berharap deringan mereka bisa mengenyahkan mobil2 itu ke samping dan membebaskan jalan gue

7.45 pm – 10.50 meeting *again and as always* di kemang

11.20 pm ngebut dan akhirnya sampe rumah

12.00 am mulai ngerjain tumpukan kertas tugas yang tadi dititipin ama temen ke rumah dan sekarang adalah jam….

2.05 am

and I’m still here.. mengerjakan tugas. *sigh*

besok bangun jam berapa ya?

Thursday, April 19, 2007

Pemilihan Abang None Jakarta Selatan 2007

Oh iya yaa.. aku punya blog! *baru inget* Artinya, boleh dooong sekalian promosi gratis disini?? Si none punya gawe nih. Hehehe…


Daripada bengong-bengong di tengah tahun, mendingan ikut aja “Pemilihan Abang None Jakarta Selatan 2007” !!

Syaratnya gampang banget kok, asal kamu:

- Berusia antara 19-25 tahun
-
Warga Negara Indonesia dan memiliki KTP DKI
- Berpenampilan menarik (wiih pastinyaa)
- Mampu berbahasa asing (bahasa alien juga bolehlah…hihihi)
- Tinggi badan untuk laki-laki min.170 cm dan perempuan min.165 cm
- Punya bakat dan kreativitas tinggi


Hahahaha berasa udah mau ikutan ajang Mr./Miss World gak siih?? (btw, Mr.World ada gak si? Hihihi..)

Kalau mau daftar, ambil aja formulirnya di:

Sudin Pariwisata Jakarta Selatan
Kantor Walikota
Jakarta Selatan Lt.16
(021) 722 8134

jam kantor lah.


atau juga bisa download formulirnya di www.abnonjaksel.com.(tapi dalam beberapa hari mendatang yaa) Tapi untuk balikin formulirnya, semuanya kudu ke Sudin Pariwisata…

Jangan lewatkan kesempatan emas ini!

Tapi beneran deh, oke banget ikutan Abang None Selatan!!! (cah elah..hihihihi)

Sunday, April 15, 2007

kenapa, oh Indonesiaku?

Tempo hari, kelompok aku membuat paper mengenai Kesenjangan Sosial dan Disintegrasi Nasional yang mengangkat kasus, lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan. Seperti yang kita semua tahu, kalau Indonesia adalah negara kepulauan? Indonesia berbatasan langsung dengan negara Malaysia, Papua New Guinea (PNG) dan Timor Leste. Sedangkan wilayah maritim (keluatan) Indonesia berbatasan dengan 10 negara: India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Republik Palau, Australia, Timor Leste dan PNG. Kawasan-kawasan perbatasan maritim umumnya berupa pulau-pulau terluar yang berjumlah 92 pulau, yang beberapa di antaranya adalah pulau-pulau kecil yang hingga kini masih perlu ditata dan dikelola lebih intensif, karena ada kecenderungan mempunyai masalah dengan negara tetangga. Kenapa bermasalah dengan negara tetangga?

Naah.. diisini aku ingin ngebahas kasus ini menurut pemikiranku. Dimana lepasnya Sipadan dan Ligitan ini (harusnya) dapat memberi sebuah pelajaran untuk Indonesia. Bukan pelajaran dimana bahwa kita seharusnya masih dapat mempertahankan kedua pulau tersebut. Tetapi pelajaran, seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kondisi pulau-pulau terluar Indonesia.

Kesenjangan sosial yang terjadi di kedua pulau itu mungkin akan lebih mudah bila dilihat dari aspek ekonomi. Pada saat status quo kedua pulau tersebut (1969) diberlakukan, Malaysia malah terus memperkukuh kedaulatannya di pulau tersebut dengan membangun sarana dan prasarana di pulau tersebut. Malah mereka sudah memasukkan pulau Sipadan ke dalam peta pariwisata mereka. Wow, sebenarnya yang salah itu Malaysia karena ‘nyolong start’ atau Indonesia karena intelnya tidak bekerja dengan baik?

Kehidupan masyarakat tentu jadi bergantung pada Malaysia. Mata uang yang beredar disana pun, Ringgit. Sebuah kondisi yang cukup menyedihkan di negara Indonesia yang bermata uang Rupiah. Ya emang sih, keduanya bermulaan dengan huruf R ! but stilll... hehehehe..

Kenapa si Sipadan dan Ligitan ini malah diberikan ke Malaysia? Sebenarnya dari resensi yang aku baca, Indonesia mempunyai kans yang cukup besar untuk dapat memenangkan kedua pulau ini. Tapi Mahkamah Internasional melihat prinsip lain, yaitu Ecologycal preverence (perlindungan ekologi), Continuous Presence (kehadiran terus menerus di wilayah tersebut), Effective Occupation, dan Maintenance.

Dari prinsip ini, apakah Indonesia sudah melakukan ini semua? Tidak ! tapi Malaysia yang melakukannya. Gak heran kan kenapa dua pulau itu akhirnya jatuh ke tangan Malaysia? Tapi,kalo dipikir-pikir lagi, kalo waktu itu Indonesia yang menang pun, apakah kehidupan di kedua pulau tsb (yang selama ini ditunjang Malaysia) akan berjalan dengan baik? -Mengingat pengelolaan pemerintah yang dirasa kurang-. Toh kita bakal ninggalin mereka lagi. Gak ada salahnya lah tuh pulau jatuh ke mereka.. Apalah 2 pulau diantara puluhan ribu pulau lainnya di Indonesia? Tapiiiiii.. yaaa gengsinya itu loh. Gengsi Indonesia di mata majelis internasional yang dipertarungkan!

Dari pembahasan si dosennya sih cukup menggugah dan membuat aku berpikir, pengelolaan negara ini sebenernya seperti apa sih? Kok kayanya negara ini tidak bisa dikelola dengan baik sih? Kenapa? Layaknya sebuah perusahaan, bila dikelola dengan sistim managemen yang baik maka perusahaannya akan maju. Bila tidak, malah akan terjadi sebaliknya. Apa perlu negara kita dipimpin bukan oleh politisi melainkan seorang manager?

Latar belakang ini juga membawa pemikiran lain kalau etos bekerja orang Indonesia (yang menurut aku) sangat jelek. Hal ini ditunjukkan oleh banyaknya tindak korupsi di dalam jajaran pemerintahan. Emang sih sekarang orang-orang yang korup miliaran rupiah mulai diproses.. tapi kalau yang korupsi ratusan ribu perminggu dan masih tetap dilakukan? Apa itu gak disebut korup juga?

Mungkin etos kerja seperti itu tidak akan terjadi bila didukung dengan kualitas SDM yang baik. Coba kita ambil contoh, Malaysia dulu memboyong guru dari Indonesia untuk ngajar mereka. Sekarang malah kita yang mengundang guru dari Malaysia. Apa itu tidak disebut dengan kemunduran? Negara lain bila kita lihat, kok bisa maju? Dan kita kayanya tetep gini-gini aja? Masa sih kita gak mikir? Engga juga kan?

Kalau aku liat lebih jauh lagi ke sejarah Indonesia. Apakah mungkin kepribadian orang Indonesia seperti ini karena kita dulu dijajah Belanda? Negara-negara Asia yang dijajah Inggris nampaknya sekarang mulai menunjukkan ‘taringnya’. Sebut saja, Malaysia, Hong Kong dlsbnya. Selain karena kita dulu dijajahnya emang kelamaan, waktu itu Belanda menempatkan pribumi sebagai kasta terendah setelah orang Belanda dan pendatang yang justru kaum minoritas. Inget kan orang-orang pribumi dulu gak bisa seleluasa sekarang untuk bisa masuk Sekolah Rakyat (sekarang SD) ? SDM kita memang tidak terbentuk secara matang untuk dapat memajukan negaranya karena waktu itu Belanda gak mau kita malah jadi pintar dan mengusir mereka dari Indonesia. Tapi ‘tekanan’ Belanda itu malah ngebuat moral dan etos orang Indonesia jadi sekarang ini. Apalagi setelah kita berhasil ngusir Belanda ama Jepang, kita malah jadi kaya orang linglung -mau diapain ni negara?- karena bodoh. Untunglah masih ada Boedi Oetomo yang isinya orang-orang pinter, maka negara ini bisa terselamatkan dan bisa berdiri sampe sekarang ini.

Kembali ke kasus Sipadan dan Ligitan, seharusnya pemerintah lebih bisa mengelola daerah-daerah tertinggal dan tidak hanya berpikir ‘how to safe my ass.‘ karena sebenarnya apa yang kita lakukan sekarang, itu akan menunjukkan siapa diri kita, cikal bakal kita, dan juga generasi mendatang.

Tuesday, January 23, 2007

Polisi 50.600 bukan Six Million Dollar Man


POLISI a.k.a penegak hukum yang seyogyanya bertugas untuk menegakkan hukum, melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat nampaknya kurang menyerap fungsi sosial mereka di dalam masyarakat. Yaa.. meskipun bagaimana juga, begitu lah yang aku rasakan kemarin ini.

Kejadiannya bermula dari aku mau ke daerah Sarinah. Kalau dari arah Bunderan HI, tentunya harus muter dulu di Bunderan air mancur yang ada patung kudanya itu dulu bukan? Berpengalaman pernah ditilang didaerah situ, membuat ragu selalu muncul untuk muter balik disana. Tapi, melihat banyaknya mobil yang belok kanan membuat rasa ragu itu hilang. Pas ngantri lampu merah kedua untuk menuju balik ke arah Sarinah, tiba-tiba mobil yang kunaiki bersama pacar ditunjuk dan disuruh minggir. YAK! Ditilanglah kita. Katanya kita telah melanggar rambu lalu lintas. Yang boleh muter di jalan ini hanya dari jam 6.30 pagi sampai jam 7 malam, kecuali hari libur. Okelah, saat itu emang sore-sore.. *dan satu hal yang aku baru tahu adalah bahwa hari Sabtu bukan hari libur. Mungkin buat mereka iya bukan hari libur karena mereka harus bertugas. Tapi kan buat pekerja kantoran dan anak sekolahan, kita libur!* trus dia bilang lagi.. kalau mau lewat sini, harusnya lurus, tapi gak boleh belok kanan. Tapi, pas kita belok, aku ngeliat mobil Lancer dan Kijang di depan mobilku, yang mengambil jalan lurus juga ditangkep! Nah lo! Dia bilang, tilang kami bernilai Rp. 50.600. Dengan sikap santainya pacarku itu, akhirnya kita ‘damai’ saja dengan mengucurkan uang sebesar 50 ribu. *sigh*


Akan lain ceritanya di dalam pikiran aku.. yang pasti aku bakal turun dari mobil, ngecek ke rambunya beneran gak sih rambunya menyebutkan begitu, trus aku bakal tunjuk-tunjuk tu mobil Lancer dan Kijang. ‘kok mereka lurus, mereka juga ditangkep? Kenapa?’ –dengan nada enggak terima-. Abis itu, bakal aku tarik tu kepala pak polisi trus aku celup-celupin dengan puasnya ke air mancur itu. Trus, abis itu diiket dan taro di jalur busway biar digiling aja tuh ama bus. Ha Ha Ha Ha *dengan nada dan senyum jahat*

Padahal ya, kalau memang... MEMANG mereka melakukan tugasnya dengan baik, solusinya adalah mereka bisa aja kan berdiri di belokan itu dan menyuruh para mobil-mobil itu memutar di depan Museum Nasional. Bukannya mereka malah sengaja membiarkan mobil-mobil itu memutar di bunderan dan menangkapi mereka satu persatu dengan senangnya seperti memancing ikan di kolam.. Solusi yang sebenarnya cukup mudah bukan?

Aku pun akan senang menjadi masyarakat taat peraturan di semrawutnya kota Jakarta ini dan diayomi oleh pak polisi..

Cuaca di dunia sekarang sudah berubah dan aneh, kebalik balik. Di Jakarta, harusnya musim hujan malah kering kerontang dan panas terik. Tapi sekarang udah mulai kembali ke muasalnya dengan menyambut hari ini dengan hujan. Welcome back, hujan!

Friday, January 19, 2007

Yang Miskin, Minggir !

Terbahak aku pas melihat judul tersebut terpampang sebagai judul minggu ini oleh Metro Realitas. Di segmen ini, mereka mengangkat bahasan mengenai pengendara motor di Jakarta. Jadi, akupun akan membahas hal yang sama saat ini..

Coba resapi kedua pertanyaan di bawah ini.

Sudah mulai muakkah anda melihat banyaknya kendaraan motor di jalanan?

atau

Sudah mulai kesalkah anda dengan perilaku pengendara motor di Jakarta?

Bila jawaban untuk kedua pertanyaan diatas adalah YA, berarti SELAMAT ! anda tidak sendirian di dunia ini. Karena akupun merasa demikian.

Kendaraan bermotor yang bertambah sekitar sepuluh ribu setiap harinya (seinget aku pas aku baca Kompas dulu) seakan membuat jalanan di Jakarta semakin sumpek rasanya. Bisa kebayang kan kalo tiba-tiba mereka kita tumpuk jadi satu, kumpulan motor itu bisa jadi sebuah kue ulang tahun raksasa dan memecahkan rekor MURI!

Belum lagi kelakuan para pengendara motor yang ‘seenaknya sendiri’, nampaknya menambah kebencian aku ama kendaraan yang bernama M O T O R. Pasti para pengemudi Jakarta pernah merasakan ketika macet banyak motor yang berseliweran di sebelah kiri-kanan-depan-belakang mobil,pokoknya seputar mata memandang pasti ada motor yang sedang nyempil-nyempil nyari spot kosong berasa kaya cewek langsing nyempil di angkot. Mereka melalukan segala macam manuver seperti membelok-belokkan stang motornya ke kiri kanan, bahkan sampai menggoyangkan pinggulnya demi meraih posisi terdepan di barisan mobil. Entah kenapa, mereka itu gemar sekali untuk berada di barisan terdepan lampu merah. Mungkin membuat mereka merasa ‘asiik.. gue di depan mobil nih –yang biasanya selalu ‘mengalahkan’ mereka dari segi kecepatan-‘ atau mungkin mereka senang dengan hembusan angin dari mobil-mobil yang melintas di depan mereka, ‘semwiring’ kali yaaa...hihihi..

Banyaknya motor di Jakarta nampaknya tidak dibarengi dengan fasilitas sarana dan prasarana untuk kendaraan satu ini. Plus lagi, tidak dibarengi oleh mental dan perilaku baik dari pengendara motor itu sendiri. Lengkaplah sudah! Padahal kan kita sama-sama hidup di jalanan, kenapa sih kita harus saling mendahului? Padahal kan sesama kendaraan bermotor dilarang saling mendahului? *hihihi.. emangnya bus?*

Tentunya, membicarakan ini tidak akan ada habisnya. Tapi yang penting saat ini, motor harus berjalan di sebelah kiri ! jalanmu bukan di kanan, apalagi di tengah. Huh !

Sebagaimanapun aku bencinya dengan para motor-motor itu, tapi aku cinta ojek! Hahahahhahahahahaha...

Thursday, August 31, 2006

apalah artinya seribu?

Duit seribu? Hmmmm...

Mungkin yang bakal terlintas di benak kamu adalah:
1“Lumayaan bisa buat bayar parkir”
2“hmm... bisa buat beli es teh manis di kampus nih”
3atau juga bisa buat beli gorengan dapet tiga..

Tapi, seribu rupiah bisa juga punya makna berbeda di benak orang lain:
1.mengucap syukur kpd Yang Kuasa.. “alhamdulillah” (bisa untuk menyambung hidupnya dia)
2.“Ya elaaah, tu orang cuma ngasih seribu doang,lagi!” (contoh yang tidak baik nih.hehe)
3.atau, kalau kita ngasih ke orang pengemis yang suka minta-minta di perempatan jalan, suka dijawab; “Mudah-mudahan orang itu dilancarkan rejekinya.”

Ternyata bisa banyak kan?

Beberapa hari yang lalu, pas gue di dalem bus abis pulang dari Mal Ambassador (dan untuk pertama kalinya gue naik bus dari daerah sana), gue menyiapkan uang 2 lembar ribuan untuk ongkos naik bis. Pas lagi nyari posisi enak buat berdiri dengan aman dari guncangan bus dan tangan jail pencopet, ada bapak-bapak pengamen tua yang udah selesai menyanyikan tembang lagunya. Trus, tiba-tiba tanpa berpikir dua kali, uang yang tadinya gue siapin buat ongkos bis, akhirnya berpindah tangan masuk ke dalam plastik bekas bungkus permen kopiko yang udah kumel. Pada saat itu, gue berpikir, “ kok tumben ya gue?” hehehe.. Mungkin gue salah satu orang (dari 18.000 yang milih Simpati. *halah*) yang suka mikir dua kali buat ngasih sesuatu ke orang lain. Entah itu, ada pikiran jelek atau gak lagi males aja. (sekali lagi,contoh yang kurang baik) Pantes, gue suka liat di kotak sumbangan yatim piatu di Hero dan ngeliat ada uang 20ribuan atau 50ribuan didalemnya, “Uiiih.. ada orang nyumbang 20rebu! (atau 50 ribu)!!!”..(dengan nada terheran-heran). Emang bukan seberapa besarnya sih uang yang kita berikan ke orang lain. Tapi manfaatnya. Sebenernya (ternyata) gak susah untuk kita ngasih seribu rupiah pun. Insya allah, kita pun akan mendapat rejeki selanjutnya bukan?

Mungkin diantara berbagai keadaan sosial dan ekonomi yang sedang terjadi di negara kita, gak ada salahnya ya buat memikirkan orang lain yang punya nasib yang beda dengan kita tanpa harus berpikir muluk-muluk?


++++

Duduk ditepian khayal
Hening dengan pikiran kosong dan
Merasa enggan
Langit berubah warna
Menjadi saksi berputarnya waktu
Menandakan hadirku disini

citos. 30agust.

Wednesday, August 23, 2006

takjub dua kali

Dulu pas sekolah pasti pernah kan corat coret meja kelas? Mau pake medium apa aja, dari pensil, bolpen, tipEx, spidol ampe cutter pun jadi. Yang ditulis pun macem-macem. Dari contekan, apalan rumus fisika, ampe inisial nama kita ama gebetan atau pacar lengkap dengan tanggal jadian. *haduuuh* Tapi teuuteupp.. yang paling famous di seluruh dunia mah, “(name) was here.” Misalnya kaya “devera was here” Ya, trus kalo was there, So what? Ya gak? hueheuhueee...

Tadipun di kantor, pas lagi bengong mikir “Aduuh, ngapain lagi ya enaknya?” (padahal jam masih menunjukkan pukul 10 pagi) Tiba-tiba tangan gue yang lagi megang pensil, gerak-gerak sendiri mencorat coret taplak yang menutupi meja didepan gue..

PANIK! Karena tu taplak punya bos yang kerjaannya nyap nyap aja dan didepan gue sudah tercipta sebuah gambar dengan mulusnya diatas taplak! Langsung lah gue coba hapus pake penghapusan pensil.. dan ternyata.. VOILA! Hilanglah gambar yang ada tadi!

*Fyuuuh..*

Gue takjub (atas keajaiban penghapusan pensil yang bisa ngapus pensil di atas apa aja.. )


Setelah kejadian gue mencorat-coret taplak kantor itu dan agak sedikit sport jantung, gue dihinggapi rasa bosen lagi.. (set, hari ini gue bosenan banget ya?) “ngapain yaa..? (dalem hati: Oh iya, sambil dengerin ipod aja! Sapa tau semanget lagi)” trus, gue keluarkanlah itu ipod dari tas gue.

Pas gue liat, tiba gue PANIK (lagi)! kok baterenya tinggal se-bar? padahal kemaren barruuuu aja gue charge? Pas gue pake, nyo ollooo.. ternyata ipod gue terus memainkan lagu dari semalem gue terakhir pake sebelum tidur.. gue tidur, gue bangun, gue mandi, sarapan, berangkat kantor, sampe kantor, ternyata dia terus nyala tanpa gue sadari. *karena kebodohan gue lupa menyalakan sleep timernya. huhuhu*

217 of 2012

Hmmm..kalau 1 lagu @4 menitan, kira-kira....
217 x 4menit = 868 menit = 14 jam 28 menit!

Waaa hebaaat.. lagi-lagi gue takjub untuk kedua kalinya hari ini. (tapi kesian ama ipod gue yang telah bekerja keras semalam suntuk. Dan sekarang tetep gue pake dan sudah memutarkan 227 of 2012).

Dan sekarang ipod gue haaaaaaaaaaaaaaaang!!!! Tidaaaaaaaaaaaaaak..

====

16.30

Hah, ternyata cuman karena habis beterenya.. *fyuuuuh lega..* Gila, hari ini gue panikan ria nih! uring-uringan gara-gara belum disms. *HALAH!* hahahaha..alasaaaaaaaaaaaannn!



Monday, August 14, 2006

how i love sore hari..

Weekend kemaren gue ke Bandung untuk menghadiri kawinan sodara gue. Sodara gue yang kawin itu sepupu gue dari pihak bokap DAN nyokap. Kedua acaranya berlangsung di hari yang sama DAN waktu yang sama. Duh.. kaya gak ada waktu lain yang lebih suitable buat keluarga gue yaa? Jadilah, gue ama keluarga gue wara wiri membagi waktu untuk bisa hadir di acara kedua belah pihak. Hohoho..

Sore harinya, gue pergi ama dimas dan temen2nya menikmati sore di Selasar. Hmmm tempatnya enak bangeet.. gue sih suka banget.. jadi, itu sebenernya sebuah galeri yang dibuat oleh salah satu dosen fsrd itb, trus tempatnya ada mini amphitheaternya trus lukisan2 dan juga artwork bikininan dia. Wah keren banget deh! Ada cafenya juga sih disana.. dan menongkronglah kita disana. Setelah itu cari makan malem dan berujung muter2 bandung, dan berkunjung kesana kemari.. hehehe... it was a fantastic night lah. Seru abis!hahahaha...

Dan keesokan harinya, for the first time gue nyetir dari Cipularang (yang ternyata gue baru tau kalo itu singkatan dari Cikampek – Purwakarta – Padalarang..doo0oh!) sampe Jakarta. Dan pas nyampe deket rumah, gue menikmati sore lagi di Moss – sebuah toko roti dengan design minimalis deket rumah gue – bersama keluarga guee.. aduuuh.. how i love sore harii.. enaaaaaaak banget.. hehehehe..

-----------------------

Keadaan dunia saat ini tidak terkejar ama gue. Karena gue selalu gak sempet untuk baca koran yang biasa gue lalap setiap pagi. Sampe rumah, koran udah acakadut bertebaran per section yang ngebuat gue udah ilfil duluan bacanya. Makanya gue suka rebutan bawa koran ke mobil kalo pagi2, biar bisa baca di mobil. Mau baca di internet, agak males.. hahahaha *emang dasar males!*

Jadi, ada yang bisa ngasih tau gue gimana perkembangan Israel gak?

-----------------------

INXS mau dateng ke Jakarta!!! Hoooooooouww.. aku penasaran ama JD Fortunee!! Apakah dia seganteng di layar kaca? Huhu.. tapi gue sudah dilarang TOTAL ama nyokap gue untuk mendatangi area Pantai karnival Ancol karena ada kejadian menyebalkan ketika gue terakhir kali mengunjunginya untuk berpesta mencari matahari pagi (see archive: in search of sunrise – april 2006)... huhuhuu.. aku mau inxxxxsssssss!!!!!!!

Sunday, August 06, 2006

sabtu biasa sajaa

Hari ini berlalu dengan santai sekali. pagi2 udah ada pengajian saudara, trus sore tidur, dan malem pergi. tadinya sih gue ngang ngong bengong gak jelas dirumah.secara, emang belum ada yang mengajakku pergi...soalnya kan gue besok mau ke bandung, (pengajian lagi. *sigh gue udah berasa pengajian on the road gini*)jadinya kalo ada yang ngajak yaaa gue pergiiiiiiii, kalo gak ada yaaa malesss.. mendingan dirumah ajaaaa... trus tadi nelpon si emon deh, ha ha hi hi gak jelas, trus diajak pergi ama para lingkaran setan gue itu.. alias caca dan wing. hahahaha.. kangen juga jalan ama mereka. secara, gue selalu disibukkan dengan kegiatan lain.. huk huk hukkk,,
Karena laper bangeeeet.. akhirnya kita pergi ke kemang foodfest.. dengan macetnya itu, membuat gue semakin grauk grauk di dalem mobil! sampe sana, seeet susah cari parkir.. dan begitu masuk,penuh banget!eh salah, penuh ajaah.. hmm mari kita lihat nanti, sampai kapan dia bisa bertahan dengan keramaian seperti ini. warung baba aja udah mulai agak sepian nih sekarang. hehehehe..


---------------------------------------
eh iya, masa di atm bca kalo ngisi ulang pulsa gak pake ppn ya? maksudnya kan, kalo kita beli di abang abang pinggir jalan, biasanya lebih dari 50 ribu kalo lo beli pulsa kan? asiiiiiiiiiiik.. lain kali gue ngisinya di atm aja aaaaaaah... hahahahoreeeee.....

---------------------------------------
kolom DUDU:
hably>> bang hably.. happy birthday yaaaa! cup cuppp..
dimas>> eh judul lagu yang wonderful, marvelousss itu apa yaa?hmmm.. i wonder
nina>> eh nin, gimana hasil ekstensionnya? aku doakan sakses..

Friday, August 04, 2006

potong usher..

Hari ini aku jaga usher di acaranya dua synergy.. acara launching e-business bank permata gitu deh.. waaaw.. aku pake baju blazer putih, celana putih dan kemeja berwarna putih. Ah keren banget gue rasanya tadi. (Padahal kembaran gitu ama temen2 usher gue yang lain. Hahahaha..) apalagi tadi kita jaga pake laptop dihadapan masing-masing yang kalo katanya enji, “wah kita berasa intelek yaa?” dengan nada polosnya. Hahahahaha enjiii enjiii…. beneran nih, tapi kalo dipikir2, kalo udah menjadi seorang wanita karir yang handal dan piawai, kayanya gue perlu punya white suit deh. Hahahahahahahaa… *gak nyambung*

Btw, hari ini aku jadi potong rambut looooooooh.. aaaaaaaaaaah senangnyaaaaa.. akhirnya gitu gue memotongnyaa.. meskipun dengan penuh rasa kasihan pada rambutku.. tapiiiiiiiii…….. aku sudah tak kuat melihat rambutku mempunyai potongan yang sudah acakadut seperti ituuw.. Hahaha… akhirnya dengan segenap keberanian, gue mendatangi salon deket rumah gue, dan bilang “mbak, potong ya mbak sekalian blow”.

Trus tadi sehabis jaga, kita mampir dulu ke citos untuk makan j.co. secara gitu ya, di mobil isinya cuma cewek2 doang, bergosip dan berbagi2 cerita lah kitaaaa.. hahahahahaha.. seru banget deeeeeh.. we’ve been gossiping for like 4 hours including gossiping in the car.. Hahahahahahaa… cape deee..

Emang deh, cewek tuh yaa.. gak bisa lepas dari bergunjing ya? Hahahahahaa…

Tuesday, August 01, 2006

Hai again fellas..

It’s been a while since my last post here at dazzlingdevera.blogspot.com Ya gak sih?

Dari dulu.. gue pengen punya blog yang bisa gue tulis setiap hari, bisa buat menuangkan pikiran. Tapi kok semanget awal2nya aja, trus sekarang ngilang hasratnya buat ngisi blog ini. Hehehe.. yaaaaaaaa dari sekarang, AYO kITA BERSEMANGAT untuk membuat kemajuan di blog ini! YES! Hahahahahahaha.. *apaan sih pe?*

Wooooooooh.. where do I start yaa.. you really have to catch up a lot of stories, mate. Dari yang gue ikutan Abang None Selatan 2006. Ih, gak percaya kan lo gue ikutan begituan? Emang, gue aja sampe sekarang masih suka geli sendiri kalo gue inget2, kesumbet setan apa ya gue ampe bisa dateng ke sudin dan daftar? Hahahahaha.. Tapi, sekarang gue jadi punya temen baru yang banyaaaaaaaaaaak dan juga pengalaman yang gak kalah serunyaaaaa……..*ih bahasanya kok majalah banget ya?* hmm.. Gue yang selalu paling gak bisa berdiri ditengah panggung, sekarang jadi banci tampil, yang dulunya paling males dandan, sekarang harus bisa dandan. Weks! It’s soooooooooo not me.. tapi inilah gue sekarang.. hohohohohoho…

For my lovelife.. whooooooooo0oo0o.. really really like a jet coaster and kutu loncat. Hahaha.. i’ve been through many ups and downs in this couple of month. Hahahaha..tapi yaaaaaaaa seperti biasa, i never careless.. huk huk.. untung si ayu ama emon udah lama gak gue ceritain mengenai those ‘men’ in my lovelife. Kalo iya, gue pasti udah dimutilasi ama kedua bajingan kecintaan gue itu and my body parts udah dijadiin koleksi kalung ama mereka untuk setiap lelaki yang gue ceritain ke mereka. hahaha... =D.. *Guys, kemana aja sih kalian, i really miss you both..*

Sebulan terakhir ini, gue selalu setia mengikuti perkembangan koran Kompas. Gak seperti hari hari sebelumnya yang biasanya gue cuma memakan habis lembar pertama dan lembar terakhir (alias headline news dan gosip) tapi sekarang begitu banyak kejadian menarik yang terjadi di dunia. Seperti, perang irak – as, trus israel yang terus menerus menggempur libanon lantaran mencurigai disanalah markasnya hizbullah, trus tsunami, semburan lumpur panas di sidoarjo, kekeringan yang melanda persawahan di indonesia padahal di India lagi banjir bandang. *hui, sungguh bertolak belakang sekali ya. Coba aernya itu bisa dikirim kesini pake pesawat, pasti petani gak bakal jadi rugi. Hihi..* and sooooooooooooooooo many things happened.. jadi bikin gue mikir, “wow, hebat sekali ya kejadian2 itu begitu berbeda dengan yang ada di sekitar gue,, negara2 lain yang jaraknya bisa jam-jaman dari sini kalo naik pesawat, mengalami sesuatu yang mengerikan, menyedihkan dan diluar perikemanusiaan”. Fyuh, bikin gue merasa beruntung atas hidup aman yang diberikan Tuhan dan juga keluarga yang selalu ada buat gue.

Owwwwwwwh iyaaaa..... btw, gue mau cabut dari kantor gue lhoo.. abisan, gue udah merasa cukup bosan bekerja disana. Hahaha.. padahal belum setaun.. Hihihi.. ya kerjaan gue yang meskipun cuma filing, tetapi harus meninggalkan suatu prestasi gemilang pada saat gue meninggalkan kantor itu. Makanya gue sekarang lagi giat2nya nih untuk ngeberesin lemari yang berukuran 5 meter panjangnya dan setinggi 2 kali tinggi gue ituu dan berisi binder doang .. seeeeet.. ampe rasanya gue harus pake kacamata nih sekarang gara2 kerjaannya cuma ngebacaaaaaaaaaaa aja setiap hari. Hoho.. dan enaknya sekarang gue gak pernah digangguin ama ‘si nenek sihir’ *eh ini nyokap gue lo yang ngasih sebutan ini buat temen kantor gue yang suka bertindak semena mena ke gue* dengan cara berlindung dibalik kemutakhiran barang dinamakan iPod. Jadi, gue tinggal pake iPod dan kalo si nenek sihir itu manggil, sok sok budek aja. Hahahahaahahaha...okeh gak tuh? Hmmppphh hihi hihihihi...

Eh eh ada yang punya kerjaan kemanusiaan yang mengasikkan gak? Lagi pengen berbuat sesuatu nih dan melihat dunia dari sisi yang lain...


cup cupp..
+dev